Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh.
Sekarang ini banyak kesalahan atau kekeliruan yang terjadi di lingkungan masyarakat yang dipajang di tempat umum, contohnya penulisan pada spanduk, famplet, papan nama toko atau klinik, maupun papan pengumuman. Dalam hal ini saya mengumpulkan 10 foto yang saya analisis kekeliruan penulisannya yang saya dapatkan di tempat umum, yaitu :
Tempat : Tempat wudhu, Kampus IAIN Pontianak
Waktu
: Selasa, 1 Oktober 2019 pukul 11.30 WIB
Analisis
:
Dari gambar yang saya temukan ada satu kealahan kecil yang tidak terlihat
secara sekilas yaitu pada penggunaan tanda petik (“) dalam hadist yang disertakan
pada gambar, letak kesalahannya yaitu diakhir kalimat hadist setelah tanda
titik tidak terdapat tanda petik penutup, adapun tanda petik setelah tanda
titik itu seperti terkhusus untuk nama perawi. Seharusnya untuk nama hadist
tidak perlu menggunakan tanda petik cukup dengan tanda kurung.
Sumber
: Buku EYD
Penyusun
: M.K. Abdullah, S.Pd
Penerbit
: Sandro Jaya Jakarta
Tempat
: Masjid A. Rani IAIN Pontianak
Waktu
: Selasa, 1 Oktober 2019 pukul 11.30 WIB
Analisis
: Setiap saya ada di Masjid dan duduk dibagian depan papan penghalang ini, saya
selalu terfokus pada tulisan ini, karena penulisannya yang sangat tidak tepat
seperti pada kata “makai” itu bahasa yang tidak baku seharusnya kata itu diberi
imbuhan jadi kata “memakai”, lalu penulisan kata “silahkan” yang baku yaitu
“silakan”, kemudian penggunaan kata “selesai” seharusnya menggunakan kata
“setelah”, lalu penulisan kata “di simpan” seharusnya tanpa imbuhan “di”, dan
terakhir untuk kata “di tempatnya” itu lebih baik memakai kata penghubung
“pada”, maka penulisan yang tepat dan tidak betele-tele jika dibaca yaitu
“SETELAH MEMAKAI MUKENA SIMPAN PADA TEMPATNYA KEMBALI SUPAYA TIDAK BAU”
Sumber
: 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia digital
2. Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah,
S.Pd
Penerbit
: Sandro Jaya Jakarta
Tempat
:
Ma’had Al Jamiah IAIN Pontianak
Waktu
: Selasa, 1 Oktober 2019 pukul 15.45 WIB
Analisis
:
Dari kalimat himbauan di kertas itu yang perlu dikoreksi ialah jika memang
penulisan ini disengaja menggunakan huruf kapital pada setiap kata maka
seharusnya penggunaan huruf kapital pada setiap huruf pertama digunakan secara
merata kecuali pada setiap kata penghubung, namun pada gambar itu ada beberapa
kata tidak menggunakan huruf pertama dan itu bukan kata penghubung seperti pada
kata “pastikan, masing-masing, sekitar, depan, kembali, keadaan, bagi”, lalu yang
perlu dikoreksi ialah penggunaan kata yang tidak baku “kran” seharusnya “keran”
dan kata “colokkan” sehausnya “colokan”, kemudian kekeliruan lainnya dari tulisan
itu ialah tidak ada spasi antara tanda koma (,) dan kata selanjutnya seperti “
di kamar,kran air,colokkan” menurut penulisan yang benar dan EYD seharusnya “di kamar, keran air, colokan”.
Sumber
: 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia digital
2. Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah, S.Pd
Penerbit : Sandro Jaya Jakarta
Tempat
: Ma’had Al Jamiah IAIN Pontianak
Waktu
: Selasa, 1 Oktober 2019 pukul 15.15 WIB
Analisis
: Dari tulisan diatas yang perlu dikoreksi yaitu pada setiap poin-poin
seharusnya diakhir kalimat diberi tanda titik koma (;) dan pada poin terakhir
atau poin keempat seharusnya diakhiri dengan tanda titik (.) kemudian karena
itu adalah kalimat perintah seharusnya ada tambahan tanda seru (!) pada kata
“perhatian” menjadi “Perhatian !”
Sumber
: Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah,
S.Pd
Penerbit : Sandro Jaya
Jakarta
Tempat
: Ma’had Al Jamiah IAIN Pontianak
Waktu
: Selasa, 1 Oktober 2019 pukul 15.10 WIB
Analisis
: Pada gambar diatas tulisan yang perlu dikoreksi yaitu penggunaan kata “dijual”
yang seharusnya menggunakan kata “menjual”, pada poin kedua ada terdapat tanda
sama dengan (=) seharusnya tidak perlu, penggunaan huruf kapital diakhir kata
pada kata “teluR” seharusnya tidak menggunakan huruf kapital cukup “telur”,
penulisan kata “masako0” yang tidak tepat karena ada angka 0 seharusnya
“masako” tanpa ada angka nol, kurangnya huruf vokal “e” pada penulisan kata
“smbal terasi”, dan yang terakhir susunan tulisan yang tidak rapi.
Sumber
: Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah,
S.Pd
Penerbit : Sandro Jaya
Jakarta
Alamat
: Ma’had Al Jamiah IAIN Pontianak
Waktu
: Rabu, 2 Oktober 2019 pukul 15.35 WIB
Analisis
:
Pada tulisan Visi dan Misi Ma’had Al Jamiah hanya satu yang yang saya temukan
kesalahannya yaitu pada poin Visi tidak diakhiri dengan tanda titik, dan untuk
yang lainnya sudah sempurna baik dalam penggunaan bahasa yang baku serta tanda
baca sesuai.
Sumber
: Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah, S.Pd
Penerbit : Sandro Jaya Jakarta.
Alamat
: Jl. W.R. Supratman No.46
Waktu
: Rabu, 2 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB
Analisis
: Kesalahan yang didapat dari papan Klinik yaitu penggunaan huruf kapital yang
tidak tepat, seharusnya pada kata penghubung tidak perlu di kapital. Kekeliruan
lainnya yaitu pengunaan titik dua (:) pada keterangan jam misalnya “jam : 07.30
- 13.00” seharusnya “ jam 07.30 – 13.00”.
Sumber
: Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah, S.Pd.
Penerbit : Sandro Jaya Jakarta
Alamat
: Jl. W.R. Supratman No.46
Waktu
: Rabu, 2 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB
Analisis
:
kesalahan yang didapat dari papan Klinik ini yaitu kurangnya penggunaan tanda
baca titik koma (;) pada akhir kalimat disetiap poin dan kurangnya tanda titik
(.) pada kalimat akhir di poin terakhir, dan untuk yang lainnya sudah cukup
baik.
Sumber
: Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah, S.Pd
Penerbit : Sandro Jaya Jakarta
Alamat
: Jalan Tanjung Pura
Waktu
: Senin, 7 Oktober 2019 pukul 09.40 WIB
Analisis
: Seringkali kita temui yang seperti ini dan tekadang membuat kita bingung mana
yang sebenarnya yang benar penulisannya dan menurut saya kesalahan dari
penulisan itu yaitu pada kata “Apotik” karena dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) dan EYD penulisan yang baku itu seharusnya “Apotek”.
Sumber
: 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia digital
2. Buku EYD
Penyusun
: M.K. Abdullah, S.Pd
Penerbit
: Sandro Jaya Jakarta
Alamat
: Jalan H. Agus Salim No. 170
Waktu
: Senin, 7 Oktober 2019 pukul 09.30 WIB
Analisis
: Menurut saya kesalahan dari Plang Toko
itu ialah keterangan toko itu, seperti kalimat “Berdagang alat2 rumah tangga
dan furniture, lampu hias dst” penggunaan kata “berdagang pada kalimat itu
tidak pas dan seharusnya yang digunakan disitu adalah kata “menjual” lalu yang
termasuk kesalahan dari kalimat itu penggunaan bahasa inggris yang digabungkan
dengan bahasa Indonesia padahal kata “Furniture” itu lebih mudah dipahami
dengan kata “Mebel”.
Sumber
:
Buku EYD
Penyusun : M.K. Abdullah,
S.Pd
Penerbit : Sandro Jaya
Jakarta










Tidak ada komentar:
Posting Komentar