Mata Kuliah : MAGANG 1
Tugas Ke-9
LAPORAN BACAAN
Nama : Suci Amalia Pratiwi
NIM : 11901225
Prodi/ Kelas : PAI/ 4D
Identitas Bacaan (Jurnal Ilmiah)
Identitas Jurnal :
Judul : Fungsi, dan Peran Media Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar Siswa
Penulis : M.Mifta
Assalamualaikum wr wb
Pada kesempatan kali ini jurnal yang dilaporkan yaitu yang berjudul Fungsi, dan Peran Media Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar Siswa yang ditulis oleh M. Mifta
Media juga berfungsi secara efektif dalam konteks
pembelajaran yang berlangsung tanpa menuntut kehadiran guru. Media sering dalam
bentuk “kemasan” untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam halsituasi seperti
ini, tujuan telah ditetapkan, petunjuk atau pedoman kerja untuk mencapai tujuan
telah diberikan, bahan-bahan atau material telah disusun dengan rapih, dan alat
ukur atau evaluasi juga disertakan. Media pembelajaran yang mempersyaratkan
situasi seperti di atas dapat berwujud modul, paket belajar, kaset dan
perangkat lunak komputer yang dipakai oleh peserta didik (pebelajar) atau
peserta pelatihan. Dalam kondisi ini, guru atau instruktur berfungsi sebagai
fasilitator pembelajaran.
Media pembelajaran
Berkenaan dengan perkembangan teknologi pembelajaran,
peranan media menjadi sangat penting. Media pembelajaran yang berupa mesin
(teknologi) dipandang sebagai aplikasi ilmu pengetahuan dapat berwujud media
elektronik atau mesin pembe-lajaran lainnya menempati posisi strategis dalam
mempermudah dan memperlancar belajar. Jangkauan belajar juga menjadi lebih luas
(distance learning) dan lebih cepat (access to internet or learning through
computer), yang pada akhirnya penerapan teknologi pem-belajaran memiliki
kontribusi yang besar dalam belajar. Apakah yang dimaksud teknologi
pembelajaran itu?
Teknologi pembelajaran adalah suatu proses yang kompleks dan
terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi, untuk
menganalisis masalah, mencari cara pemecahan masalah, melaksanakan,mengevaluasi
dan mengelola pemecahan masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu
mempunyai tujuan yang terkontrol.
Pengertian Media
Pembelajaran
Media dalam arti sempit berarti komponen bahan dan komponen
alat dalam sistem pembelajaran. Dalam arti luas media berarti pemanfaatan
secara maksimum semua komponen sistem dan sumber belajar di atas untuk mencapai
tujuan pembelajaran tertentu.
Menurut Hamidjojo
yang dimaksud media ialah semua bentuk perantara yang dipakai orang penyebar ide,
sehingga gagasan itu sampai kepada penerima.
Sedangkan, McLuhan memberikan batasan yang intinya bahwa
media sarana yang disebut saluran, karena pada hakekatnya media telah
memperluas dan memperpanjang kemampuan manusia untuk merasakan, mendengar dan
melihat dalam batas jarak dan waktu tertentu, kini dengan bantuan media
batas-batas itu hampir menjadi tidak ada. Dan selanjutnya Blacks dan Horalsen
berpendapat, media adalah saluran komunikasi atau medium yang digunakan untuk
membawa atau menyampaikan suatu pesan, di mana medium itu merupakan jalan atau
alat dengan mana suatu pesan berjalan antara komunikator ke komunikan.
Berdasarkan pada
batasan-batasan di atas, maka dapatlah diambil kesimpulan bahwa media adalah
suatu alat atau sarana atau perangkat yang berfungsi sebagai perantara atau
saluran atau jembatan dalam kegiatan komunikasi (penyampaian dan penerimaan
pesan) antara komunikator (penyapai pesan) dan komunikan (penerima pesan).
Sedangkan, istilah
pembelajaran atau pengajaran (ungkapan yang lebih banyak dikenal sebelumnya),
adalah upaya untuk membelajarkan pebelajar. Membelajarkan berarti usaha membuat
seseorang belajar. Dalam upaya pembelajaran terjadi komunikasi antara bebelajar
(siswa) dengan guru, pembelajar atau pengajar (ungkapan yang lebih umum
digunakan sebelumnya), sehingga proses pembelajaran seperti ini adalah sebagai
bagian proses komunikasi antar manusia (dalam hal ini yaitu antara pembelajar dan
pebelajar).
Meskipun dapat saja terjadi komunikasi langsung antara
pebelajar dengan bahan pembelajaran di sana ada peranan media pembelajaran.
Batasan pembelajaran
secara implisit terdapat beberapa kegiatan, yaitu meliputi; kegiatan memilih,
menetapkan, dan mengembangkan metode untuk mencapai hasil pembelajaran yang
diinginkan. Dalam upaya bagaimana membelajarkan pebelajar itulah peranan media
tidak bisa dipisahkan dari kegiatan pembelajaran. Pembelajaran dalam hal ini
dipandang sebagai suatu sistem, yaitu sistem pembelajaran atau lebih dikenal
sebagai sistem instruksional. Sebagai suatu sistem pembelajaran meliputi
komponen-komponen yang satu sama lain tidak dapat dipisahkan, melainkan saling
berkaitan dan memiliki efek sinergi (nilai lebih).
Komponen itu meliputi tujuan, isi, metode atau strategi
pembelajaran, media dan sumber belajar serta evaluasi hasil belajar. Jadi pengertian media pembelajaran secara
singkat dapat dikemukakan sebagai sesuatu (bisa berupa alat, bahan, atau
keadaan) yang digunakan sebagai perantara komunikasi dalam kegiatan
pembelajaran. Jadi ada tiga konsep yang mendasari batasan media pembelajaran di
atas yaitu konsep komunikasi, konsep sistem dan konsep pembelajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar